Langsung ke konten utama

Postingan

Kesuksesan Desa Ponggok - Bukan Artis, Bukanlah Influencer. (Tantangan bagi Periset BIMA)

Catatan Sore : ASE ________ Aku tidak tau dari 9000 Proposal yang masuk di BIMA, apakah dari FEB atau fakultas lain di UNMUL Jebol sampai di penilaian akhir pusat jakarta, markas komando BIMA. Kemaren aku diskusi dengan pak Erwin di Kantin CBF, win awak rancak kah lolos riset BIMA ? aku tanya erwin dalam bahasa kutai, dijawab masuk terus pak adji, tapi sampai di tingkat nasional kada lolos pak ay, sambil ketawa . 😂 Apa keterkaitan riset BIMA yang super hebat itu itu dengan keberhasilan desa ponggok. Sangat erat, diskusi dg pak erwin ttg lolos dan tidak nya proposal BIMA bagi aku pribadi menjadi sangat penting dan strategis itu bukan diskusi biasa, itu diskusi intelektual tingkat advance, sampai saat ini aku juga ngga tau, bagaimana cara agar proposal jebol di riset BIMA ? Dari diskusi unfaedah dg buhan yg biasa nongkrong di CBF, ada selentingan tema proposal harus Go Internasional, issue harus makro global, seperi perang israel-hamas, perang Rusia-Ukraina, Penutupan selat hormuz, dll....

Selamat Jalan Pejuang Rupiah, Selamat Jalan Pejuang Keluarga: Refleksi dari Lambaian Terakhir sosok Naura

Ternyata ini adalah lambaian terakhir dari Naura.. Catatan sedih sore : ASE Nggak tau, kenapa juga video tiktok ini selalu muncul di HP ku.. mungkin sekitar 3 atau 4 kali begitu aku buka tiktok ada lagi video ini,  awalnya aku ngga ngeh, ya biasa aja lah seperti berita kecelakaan lainnya, sebelum nya juga ada berita kecelakaan pesawat yang menewaskan 2 pramugari dan crew pesawat lainnya. Aku coba putar video ini.. putar lagi dan putar lagi..aku sarankan kalian coba aja buka dan putar juga.. 😭 Tampak nya penyakit ku kumat, ada keinginan utk membuat ini menjadi tulisan dan bisa dimuat dalam memori catatan ku lainnya. Sempaja jam menunjukan pukul 16.30 sore waktu Samarinda. Jujur aku membuat catatan ini agak gemeteran sebenarnya,  entah lah ! Seperti nya aku larut dalam video ini.ada emosi didalam nya.. lebih tepatnya sedih..!! Aku sebenarnya jarang membuat catatan kek gini.. tapi akhirnya aku harus membuat nya sambil seruput teh tarik sore hari. ​Dunia seringkali terasa tidak a...

Seandainya Danantara Kolaborasi dengan BUMD

 (Menenun Kekuatan dari Pusat ke Daerah), Part 1. Catatan khusus: DR.AJI SOFYAN EFFENDI, SE,MSI (Dosen Pasca Sarjana FEB UNMUL & Dewan Pembina ISEI Samarinda) Selasa tgl 10 Februari 2026 Jam 09.00 Pagi, bertempat di gedung Mas Jaya (Unmul Hub) Kampus Gunung Kelua, Samarinda dilaksanakan ROUND TABLE DISCUSSION (RTD). Sebagai Pelaksana adalah NAGARA INSTITUTE, sebuah lembaga kajian politik dan Pemerintahan yang bermukim di Bandung, yang dikelola oleh AKBAR FAIZAL UNCENSORED (AFU) yang biasa menampilkan wawancara dengan tokoh-tokoh penting di jajaran eksekutif maupun legislatif nasional dan daerah. Podcast-nya diikuti oleh jutaan follower, podcast beliau senantiasa menampilkan tema-tema yang sedang dihadapi oleh bangsa, negara, dan daerah. Kali ini kedatangan Akbar Faizal dan rombongan membawa sebuah diskusi yang sangat relevan dan penting dalam melihat bagaimana PENGELOLAAN BUMN DALAM ERA EKONOMI BARU, sebuah tema yang diprediksi akan hangat dengan berbagai macam konsep pikiran, ...

Masjid Raya Darussalam: Ikon Keimanan dan Peradaban Kota Samarinda

Foto Masjid Raya Darussalam Samarinda Catatan khusus: DR.AJI SOFYAN EFFENDI, SE,MSI (Dosen Pasca Sarjana FEB UNMUL & Dewan Pembina ISEI Samarinda) Saat meresmikan Masjid Raya Darussalam beberapa waktu lalu, Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, menyampaikan narasi kuat yang menjadi judul tulisan ini. Beliau mengingatkan kita semua agar Masjid Raya Darussalam ini dimaknai sebagai ikon keimanan dan peradaban Kota Samarinda. Wali Kota Samarinda ini memang all-out dalam memberikan perhatian terhadap pembangunan di sektor keagamaan. Beliau senantiasa memperhatikan pembangunan spiritual ini tidak hanya untuk Islam, tetapi atensi beliau terhadap agama-agama lain juga sangat tinggi dan sudah terbukti. Transformasi di Jantung Kota Tepian Beberapa hari lalu, menjelang ketukan pintu bulan suci Ramadhan 2026, wajah baru Masjid Raya Darussalam resmi diperkenalkan. Berlokasi di tepi Sungai Mahakam, tepat di jantung denyut nadi ekonomi Kota Samarinda—kawasan Pasar Pagi—bangunan ini kini tampil...